Stillness Speaks

After all, life is a journey, not a destination

heartquake

tinggalkan komentar »

Something that we ve all known for ages
Its history is as ancient as mankind
Not exactly deadly.

But, yes, it happens.
A shift
an intensity number of shaking from a sudden release of energy that creates waves and makes the heart’s deep interiors collapsing upon themselves

Displacing the feeling.
Trigger the tear slides.
A crack in the head
A raise in the body temperature
A flow of heat out from the
Even cause volcanic activity from within.

Focus on, deep down inside

Accompanied by a storm
Tremors that never end.
Fires that eat up the head.
Manners.

Followed by an aftershock
Cost even more devastating
Since the heart
Is not insured

This is a not natural phenomenon.
This is an event generates by human.

Ditulis oleh ann2sha

Mei 10, 2009 pada 14:27

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

not-a-princess fairy tale

tinggalkan komentar »

I am the sea
I have power and quality
sometimes calm
sometimes confused
sometimes angry

I am the sand
I have no end
absorb energy
grow only one tree

I am the sky …
I create rain as I cry
have limitless thoughts
have limitless feelings

I am the sea, the sand, the sky meet together

Ditulis oleh ann2sha

Mei 5, 2009 pada 11:46

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

Huhuhuhuhu

tinggalkan komentar »

unbelievable
an extreme knock out
oohhhhh

Ditulis oleh ann2sha

Mei 2, 2009 pada 23:57

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

colouring rainbow

tinggalkan komentar »

ooh true that we are only a sparrow
with broken wings and sorrow
perfectly fit in the shadow
should never reveal what’s down below

even so …
dont just wait for a deathblow
I should know,
the urge of unwillingness to forgo
the presence of a hero with a limo
just standing by the window
waiting for the voice to echo
wishing the spread of red green blue and yellow
to wipe the feeling of hollow

but let me tell you what I know
You already have your own rainbow

Ditulis oleh ann2sha

April 26, 2009 pada 18:02

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

never get enough of them

tinggalkan komentar »

Captain: Are you ready kids?
Kids: Aye-aye Captain.
Captain: I can’t hear you…
Kids: Aye-Aye Captain!!
Captain: Oh! Who lives in a pineapple under the sea?
Kids: SpongeBob SquarePants!
Captain: Absorbent and yellow and porous is he!
Kids: SpongeBob SquarePants!
Captain: His nautical nonsense be something you wish…
Kids: SpongeBob SquarePants!
Captain: Then drop on the deck and flop like a fish!
Kids: SpongeBob SquarePants!
Captain: Ready?
EveryBody: SpongeBob SquarePants! SpongeBob SquarePants! SpongeBob SquarePants!
Captain: SpongeBob…. SquarePants! Haha.

Ditulis oleh ann2sha

April 25, 2009 pada 20:41

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

4 Februari lalu

tinggalkan komentar »

left out

Ditulis oleh ann2sha

April 23, 2009 pada 21:18

Ditulis dalam Uncategorized

Mirror

tinggalkan komentar »

Meh Chahtha hooh khud say mulakat hoh Magar Ayeenay Meray Kaad K Barabar Nahi Milay Kal Ayeeno K Jashan Hoya Tha Raaat Bhar Unday Tamashbeeeno Koo Pathar Nahi Milay

Ditulis oleh ann2sha

April 23, 2009 pada 13:07

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

M [stillness number one]

tinggalkan komentar »

You have to score at least 60 out of 100 to pass ….

Tapi, bukannya itu berarti bahwa kamu berhak melakukan kesalahan hingga 40 kali, apalagi dengan kesengajaan menyakiti. Tentu saja benar, manusia itu bukan malaikat … makanya cukup 60 itu tadi.

Every successful man has a painful story.
Every painful story has a succesful ending.

So, break a leg!

Ditulis oleh ann2sha

April 21, 2009 pada 19:56

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

a heart freezes over

tinggalkan komentar »

to you, maybe this is just a chain problem
a refusal to accept what it is
a denial of a mere state of being
but the fact is,
i will freeze as easy as water will
and the end is easy to picture
coz’ it happens just right after you shoots your deadly ray at me
and shamelessly rolls my body away
into a deep freeze

Ditulis oleh ann2sha

April 20, 2009 pada 18:24

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

kukumpulkan banyak warna untuk membuat pelangi

tinggalkan komentar »

Aku menyukai warna warni. Merah. Kuning. Hijau. Biru. Ungu. Jingga. Sudah lama aku menginginkan semuanya. Aku pernah memiliki warna, mendapatkan warna … tetapi yang selalu terjadi adalah warna-warni itu menguap, tak menyisakan apa-apa hanya kelabu. Dan bagiku, kelabu bukanlah warna. Kelabu bukan warna yang ingin kudapatkan.

Dan meski sampai saat ini aku tak lagi memiliki warna, aku tak kan berhenti mencarinya.

Lihatlah, aku selalu mengembara, tak tentu arah tapi selalu melangkah. Dan kini saat kusinggah, kujumpai sebentuk rumah. Seolah terpanah, akupun terus menjamah.

Tak kusangka, ada satu rasa aneh menyergap yang tak dapat segera kukenali. Ada cahaya yang jatuh melembut dari langit-langit, menembus titik-titik air yang melayang di di udara. Tak heran sejak menapakkan kaki kedalam rumah ini kulitku menyerap lembab, sepertinya tiap partikel udara didalam sini menggenggam air. Rasa basah yang mengambang, tak mengenakkan, rasa aneh yang belum juga berhasil kukenali.

Namun, rumah kecil terpencil ini juga menyimpan keindahan menakjubkan didalamnya. Ada serbuan pijar terang dari lampu yang menyala diruang belakang terpantul sempurna dalam milyaran butiran air di udara. Sebentar saja, sanggup membentuk pendar lengkungan penuh warna. Pelangi. Merah. Kuning. Hijau. Biru. Ungu. Jingga. Persis seperti yang kucari.

Rumah siapa ini? Adakah penghuninya? Dikepung rasa aneh yang tak bernama namun memancarkan aura beraneka rupa. Rumah terasing yang penuh warna.

Ditulis oleh ann2sha

April 19, 2009 pada 18:42

Ditulis dalam Uncategorized

Dikaitkatakan dengan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.